Cara Memperbaiki Parabola Hilang Sinyal dengan 7 Macam Kerusakan Berbeda

Pada jenis parabola c band maupun ku band akan mengalami kerusakan hilang sinyal. Oleh sebab itu penting bagi anda untuk mengetahui penyebab dan kerusakan yang terjadi untuk dapat memperbaiki kerusakan parabola. Ada banyak faktor dan penyebab, anda harus memahami bagaimana sistem parabola bekerja, komponen apa yang digunakan dan memahami program pada receiver. Dengan begitu anda akan dapat memperbaiki kerusakan parabola sinyal hilang.
Baca dulu: komponen parabola dan fungsinya Cuaca alam adalah Faktor yang paling sering mempengaruhi kinerja parabola. Karena bagaimanapun parabola memang bekerja di luar ruangan, sehingga komponen parabola sangat sering terjadi kerusakan yang disebabkan oleh hujan, panas dan angin. Sehingga lambat-laun komponen akan mengalami penurunan kualitas, misalnya; kabel rapuh, lnb kemasukan air hujan dll. Atau yang sering terjadi yaitu parabola tertiup angin. Jika tertiup angin saja, mungkin penanganan akan sangat mudah, terkadang hanya menggeser sedikit saja si…

Apa saja Perlengkapan alat teknisi parabola?

Perlengkapan alat teknisi parabola Saat ini kebutuhan akan parabola akan semakin bertambah seiring dengan gaya hidup masyarakat yang membutuhkan siaran tv yang lebih baik.. Oleh sebab itu, peluang usaha baru bermunculan terkait dengan kebutuhan parabola. Misalnya jual perlengkapan perangkat parabola, maupun jasa servis parabola.

Nah kali ini saya akan menulis pengalaman saya mengenai jasa servis parabola dan perlengkapan alat yang dibutuhkan untuk servis parabola maupun alat untuk memasang parabola.
Alat yang dibutuhkan sederhana saja, tidak ada yang terlalu mahal untuk dibeli. Pada dasarnya hanya bagaimana kita dapat mensetting antena sampai mendapatkan sinyal yang diinginkan.
Berikut persiapan yang pelu di butuhkan

1. Pengetahuan


Pertama yang muski dimiliki adalah pengetahuan dan pengalaman mengenai seluk beluk parabola. Situasi saat tracking di berbagai tempat terkadang berbeda. Untuk itu perlu namanya experimen terlebih dahulu sebelum benar-benar akan terjun sebagai ahli tracking parabola. Kalau saya sih, oprek parabola sendiri. Dan membutuhkan arahan dari yang sudah berpengalaman seperti misalnya minta saran di group diskusi facebook dan forum yang lainya. Jika perlu kita muski belajar kepada ahli terlebih dahulu. Misalnya bekerja untuk nya. Itu akan lebih mudah memahaminya.

2. Receiver monitor


Receiver yang digunakan adalah receiver yang sudah disetting sebelumnya. Mulai dari frekwuensi sampai tata letak lnb. Sehingga ketika tracking tidak tertipu dengan receiver. Pengalaman saya, ketika pada awal dulu, menggunakan receiver baru tidak menjadi jaminan bahwa receiver tersebut dapat memonitor sinyal .karena belum mendapat frekuensi terbaru. Sehingga ketika kita tracking parabola menggunakan receiver yang belum di perbarui frekuensinya akan menemui kegagalan.

3. Kunci baut


Kunci yang dibutuhkan ukuranya adalah sbb;
10,12,13,14,15,16,17,18. Catter, conektor, tang jepit. Stok lnb dan swit.


4. Bor dan grinda


Berfungsi saat memasang parabola, yaitu bor untuk  memasang tiang parabola sedangkan gerinda sebagai pemotong apabila dibutukan modifikasi pada lnb.

5. Kabel panjang


Kabel berguna untuk menyuplay receiver pada saat jauh dari terminal listrik. Sehingga lebih mudah untuk memonitor sinyal misalnya diatas genting. Panjangnya sekitar 15 meter agar fleksibel.

6. Tv mini


Sebenarnya jika kita sudah terbiasa tidak menggunakan tv sebagai monitor dan hanya mengandalkan receiver tv mini tidak akan dibutuhkan. Namun akan lebih cepat bila menggunakan tv mini. Karena pada saat servis kita tidak akan pernah tau apakah letak dseg yang ada si parabola sama dengan program receiver kita. Jika tidak sama, maka ini akan repot dan membuang banyak waktu untuk merubah posisi dseg. Memang, yang belum terbiasa dengan hanya mengandalkan receiver ini menyebabkan kebingungan yang luar biasa. Belum lagi kita lupa no chanel yang kita program.

Tips menjadi teknisi parabola

Jika anda ingin menjadi seorang tuserparabola pertama yang perlu di persiapkan adalah pengetahuan dan pengalaman. Itu dulu. Baru kemudian yang lainya.

Menjadi teknisi parabola ada suka dukanya dan bahayanya. Karena kita dituntut untuk berpindah ke tempat satu dan ke tempat yang lainya . dan setiap tempat memiliki kesulitannya masing-masing. Dan ada kemudahanya juga. Semua tergantung tempat penempatan parabola. Pasti kita tahu bahwa parabola letak rata-rata berada diatap. Oleh karena itu servis parabola juga berbahaya.

Pernah satu kejadian teman saya mengalami kejadian yang tidak di inginkan yaitu memasang parabola dekat kabel jaringa listrik. Di gedung tinggi. Tidak sengaja dish menyentuh kabel jaringan . alhasil parabola terbakar oleh listrik pln. Untungnya teman saya itu menggunakan senar untuk menaikan dish parsbola. Sehingga hanya dishnya saja yang terbakar oleh arus listrik. Ini merupakan pengalaman yang dapat diambil hikmahnya. Bahwa memasang parabola hendaknya jangan berdekatan dengan kabel listrik. Karena ini sangat berbahaya.

Itulah pekerjaan semua pasti ada resikonya. Terutama teknisi parabola yang bekerja di ketinggian. Oleh sebab itu kita meski lebih berhati-hati saat bekerja. Jika perlu siapkan asuransi kesehatan untuk jaga-jaga dan tanggung jawab kita kepada keluarga kita. Berikan ongkos servis parabola ditambahkan asuransi pada setiap transaksi dan juga sebagai simpanan ketika kita tidak bisa bekerja lagi dihari tua nanti.

Terimakasih semoga bermanfaat !