Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Memahami Perbedaan Switch dan 22K Pada Instalasi LNB

Tuserparabola - Memahami perbedaan antara switch dan 22k sangat penting dalam instalasi parabola. Karena kedua komponen ini sebenarnya sama, namun berbeda dalam sistem pengaturan antena. Bahkan terkadang seorang yang sudah profesional sebagai teknisi parabola pun akan kebingungan jika tidak mengetahui komponen apa yang digunakan di dalam instalasi parabola. Oleh karena itu, kali ini akan kita bahas mengenai perbedaan mendasar dari switch dan 22k.

Switch/diseq Parabola

Memahami Perbedaan Switch dan 22K Pada Instalasi LNB
Diseq parabola 4X1


Komponen paling sering digunakan pada parabola yang menggunakan banyak lnb, karena kemudahan dalam pemahaman pemograman tidak membingungkan. Dan mencegah terjadinya effect salah instalasi. Misalnya dalam program instalasi antena 22k menyala, ini tidak masalah karena switch tidak terpengaruh dengan hal tersebut. Sedangkan ketika menggunakan 22k jika salah dalam program instalsi akan suasah dapat sinyal jika menggunakan dua LNB.

22k Parabola

22K Pada Instalasi LNB
22k untuk instalasi 2 lnb

Tanda lnb menggunakan 22k tertanam di dalam lnb, ada dua soket pada salah satu lnb dalam satu pasang yaitu palapa dan telkom. Terkadang 22k juga diinstalasi diluar lnb, dengan alasan bahwa 22k lebih murah atau memang berasal dari bawaan lnb itu sendiri.

 22k digunakan pada lnb keluaran lama atau sudah tertanam di dalam lnb. Namun saat ini lnb jenis c band telah menggunakan switch luar agar multi fungsi. 

Kelebihan 22k salah satunya adalah kesederhanaan dalam instalasi dua lnb.

Kelemahan lnb yang menggunakan 22k dalam instalasi adalah pemograman yang membingungkan bagi seorang yang masih awam dalam instalasi parabola. Karena hal ini juga berpengaruh dalam program receiver. 

Pengalaman saya dalam menganalisa kerusakan pada parabola terkadang sangat beraneka ragam antara tempat satu dengan tempat lain. Terkadang penempatan lnb berbeda-beda. Misal ada yang menggunakan 22k namun peletakakan berbeda. Berikut merupakan hasil dari pengalaman yang saya dapatkan;

·         Jika letak 22k berada disebelah barat/ lnb 1 berarti 22k yang di on, kan dalam receiver adalah lnb 2.

·         Jika letak 22k berada pada lnb 2/timur maka yang dionkan dalam program instalasi antena adalah lnb 1, 22k on.

Nah itulah shere kali ini, mudah mudahan dapat membantu bagi anda yang kebingungan dalam memperbaiki parabola. 

Tehnik agar tahu Apakah menggunakan 22k atau dseq adalah dengan cara melihat programan awal sebelum mengtracking dish. Sehingga ketika sudah mengetahui apa komponen yang digunakan kita setting receiver dengan benar. Karena dalam pengalaman saya, jika instalasi dan program parabola tidak matcing akan kesulitan bahkan menyebabkan kegagalan dalam perbaikan parabola.

Jika tidak yakin dengan perkiraan kita maka bisa melihat instalasi lnb secara langsung. Sehingga benar-benar yakin apa instalasi yang digunakan Apakah 22k ATAU dseg. Ini adalah jalan akhir ketika kita benar-benar bingung dengan instalasi parabola yang akan kita servis. Namun ini sedikit kerja keras, jika medan berada pada tempat yang Sulit. Namun ini akan lebih cepat jika memungkinkan untuk melihat instalasi secara langsung.

Tanda bahwa instalasi parabla menggunakan 22k, ketika dseg di receiver kita salah pengaturan, hanya akan Nampak sinyal hilang timbul.

Namun jangan salah kaprah dalam hal membedakan lnb 2r dengan lnb yang menggunakan 22k, karena hampir sama. Namun dalam segi fungsional sangat berbeda. Maka dari itu kita cek dengan cara membaca keterangan lnb. Biasanya 2R akan tertulis di body lnb.

Yang dapat diambil dari sini adalah ketelitian dalam hal memahami instalasi lnb agar kita tidak akan kebingungan dalam tracking banyak lnb.